Hukum  

Gembong Narkoba Jaringan Golden Triangle, Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja

BNN dan BAIS TNI Ringkus Buronan Internasional Penyelundup Dua Ton Sabu di Sihanoukville

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat memberikan keterangan pers terkait ungkap kasus pelaku penyeludup dua ton narkotika jenis sabu di Kamboja. ANTARA/Azmi Samsul M/pri.
Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto saat memberikan keterangan pers terkait ungkap kasus pelaku penyeludup dua ton narkotika jenis sabu di Kamboja. ANTARA/Azmi Samsul M/pri.

BANTEN, Jurnaloka.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama tim gabungan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil meringkus Dewi Astutik alias Mami. Dewi Astutik adalah penyelundup dua ton sabu jaringan internasional Golden Triangle.

Dewi, yang juga menjadi buronan aparat penegak hukum Korea Selatan, ditangkap oleh petugas di wilayah Sihanoukville, bagian barat Kamboja. Segera, BNN memulangkan pelaku buron internasional ini ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, pada Selasa sore.

Operasi Gabungan BNN dan BAIS TNI

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, di Tangerang, menegaskan penangkapan Dewi Astutik terlaksana melalui operasi gabungan. Mereka bekerja sama dengan kepolisian negara setempat di Sihanoukville, Kamboja.

Baca Juga:  BNN anugerahkan penghargaan kepada mendiang Bunda Iffet "Slank"

“Operasi ini mendapat dukungan penuh dari Atase Pertahanan RI di Kamboja dan BAIS TNI,” kata Suyudi. Selain itu, BAIS TNI berperan penting dalam pemetaan pergerakan lintas negara serta koordinasi regional. Maka dari itu, penangkapan ini menunjukkan kolaborasi yang erat antara lembaga penegak hukum Indonesia dan mitra internasional.

Ketika proses penangkapan, pelaku berada dalam perjalanan menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville, Kamboja. Komjen Suyudi menjelaskan bahwa operasi penangkapan berlangsung sangat cepat dan tanpa ada perlawanan dari pelaku itu sendiri. Lalu, setelah diamankan, Dewi Astutik langsung dipindahkan ke wilayah Phnom Penh.

Jaringan Golden Triangle dan Golden Crescent

Di Phnom Penh, Dewi menjalani proses interogasi sebagai verifikasi identitas guna dilakukan pemulangan ke negara Indonesia.

Baca Juga:  Ini alasan BNN tak tangkap artis pengguna narkoba

Sebagai informasi, Dewi Astutik alias Mami merupakan aktor intelektual di balik penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle yang digagalkan pada Mei 2025 lalu. Bahkan, Dewi juga terlibat dalam beberapa kasus besar tahun 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent.

Dalam pengendalian Dewi, jejaring ini diketahui beraktivitas sebagai pengambil dan distributor narkotika berbagai jenis. Narkotika tersebut mencakup kokain, sabu, dan ketamin, dengan tujuan negara Asia Timur serta Asia Tenggara. Oleh karena itu, penangkapan ini sangat signifikan.

Pembongkaran Struktur Jaringan

Komjen Suyudi bilang, Dewi Astutik selanjutnya akan menjalani pemeriksaan intensif. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional tersebut.

Baca Juga:  PWI dan BNN Perangi Narkoba Melalui Pemberitaan

“BNN menegaskan bahwa penindakan tidak berhenti pada penangkapan,” ujarnya. Namun, operasi akan berlanjut pada pembongkaran seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi secara masif dan terorganisir. BNN berkomitmen memberantas tuntas akar kejahatan narkotika di Indonesia.

#BNN #Narkoba #GoldenTriangle #DewiAstutik #Penangkapan #BAISTNI #Kamboja #BeritaKriminal #JaringanNarkotika

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *