Membangun Ketahanan Pangan dari Desa: SWI Kick-Off Menuju HKPS dan Munas 2026 di Boyolali

Pengurus DPP SWI salam acara Kick of lf Munas SWI 2026 di Boyolali/JURNALOKA/Foto: SWI

BOYOLALI, JURNALOKA.COM – Sekber Wartawan Indonesia (SWI) resmi memulai rangkaian kegiatan menuju Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) dan Musyawarah Nasional (Munas) SWI 2026. Kick-off ini ditandai dengan aksi nyata berupa penanaman benih pohon sorgum dan bunga matahari di Kampung Susu Kopi (Kampus Kopi), Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Boyolali, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan simbolis ini dihadiri oleh jajaran DPP SWI, Pemerintah Kabupaten Boyolali, serta perangkat Desa Banyuanyar sebagai bentuk sinergi antara insan pers dan pemerintah dalam menjaga kedaulatan pangan.

Krisis Pertanian dan Regenerasi Petani

Ketua Panitia HKPS dan Munas SWI 2026, Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, M.B.A, dalam sambutannya menekankan bahwa isu pangan tidak bisa dilepaskan dari konstelasi geopolitik dan politik nasional yang berakar hingga ke tingkat desa. Ia menyoroti fenomena minimnya regenerasi tenaga tani yang mulai mengancam masa depan pertanian Indonesia.

Baca Juga:  Pendiri SWI Dimodusin Penipu dengan VIDEO AI: Waspada Rekaman Video Call Jadi Senjata Baru Kejahatan Digital

“Sangat miris melihat regenerasi pertanian kita saat ini. Jika tidak dibenahi mulai sekarang, ini akan menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa. SWI bersama masyarakat Banyuanyar ingin menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar simbolis, melainkan langkah paralel yang berlanjut hingga puncak acara pada 19 Mei mendatang,” tegas Prof. Nasir.

Ia juga optimis bahwa Desa Banyuanyar akan menjadi entry point atau pintu masuk bagi program ketahanan pangan di tingkat Jawa Tengah hingga nasional. Targetnya, Presiden RI Prabowo Subianto dapat hadir langsung pada puncak acara nanti.

Peran Strategis Pers di Luar Pemberitaan

Sekjen sekaligus Plt. Ketum SWI, Herry Budiman, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Desa Banyuanyar. Baginya, tema yang diusung merupakan jawaban atas tantangan global terkait krisis pangan dan degradasi lingkungan.

Baca Juga:  SWI Meluncurkan Gerakan Hijau Nasional di Munas 2026: Pers Menjadi Motor Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

“Pers bukan sekadar pemberi informasi. Melalui momen ini, SWI mengambil peran strategis untuk menyuarakan aspirasi petani, nelayan, dan pelaku lokal. Kita ingin menjadi bagian dari sejarah yang ikut memberikan solusi, bukan hanya berada di pinggiran,” ujar Herry.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Boyolali

Bupati Boyolali, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo, Candra Irawan, S.STP., M.Si, menyambut positif inisiatif SWI yang bertajuk “Pers Mengabdi Untuk Negeri, Mendukung Ketahanan Pangan dan Pelestarian Lingkungan Hidup”.

“Kampus Kopi adalah salah satu desa unggulan kami. Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat branding Desa Banyuanyar dan Kabupaten Boyolali. Kami juga turut mendoakan dan berharap agar Bapak Presiden bisa hadir di tengah masyarakat Boyolali pada puncak acara nanti,” ungkap Candra.

Baca Juga:  Munas SWI 2026 Siap Digelar di Boyolali, Libatkan 10.000 Relawan

Senada dengan itu, Kades Banyuanyar, Komarudin, S.T, menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh. “Masyarakat Banyuanyar selalu mendukung setiap gerakan positif yang dilakukan di desa ini,” tuturnya.

Acara ini ditutup dengan kehadiran berbagai tokoh dari instansi terkait, termasuk perwakilan TNI/Polri, Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan, serta jajaran pengurus SWI dari berbagai wilayah seperti Boyolali, Karanganyar, Temanggung, Jepara, hingga Tangerang.

#KickoffmenujuHKPS #MUNASWI2026 #KetahananPangan #Jurnaloka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *