DPR Kecam Keras Tragedi MBG Tabrak Siswa di SDN Kalibaru: Pengemudi & SPPG Wajib Tanggung Jawab Hukum!

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, Desak Polisi Usut Tuntas Kelalaian Fatal Operasional Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Mobil Daihatsu Gran Max, yang digunakan untuk mengangkut program Makanan Bergizi Gratis (MBG), menabrak siswa SD di Jakarta (Istimewa)

JAKARTA, Jurnaloka.com – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengecam keras insiden tragis di SDN 1 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, yang terjadi Kamis pagi, 11 Desember 2025. Peristiwa nahas ini, di mana mobil pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) menabrak sejumlah siswa di halaman sekolah, dinilai sebagai kelalaian yang tak termaafkan.

Kecaman Keras Komisi IX DPR RI

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, segera merespons insiden tersebut. Ia mendesak agar bukan hanya pengemudi, tetapi juga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mempekerjakannya, untuk bertanggung jawab penuh secara hukum. Oleh karena itu, penindakan tegas harus dilakukan.

“Pengemudi (driver) wajib ditindaklanjuti oleh pihak yang berwajib. Sebab SPPG yang mempekerjakan driver ini harus bertanggung jawab atas kejadian ini!” tegas Irma kepada RMOL, Kamis, 11 Desember 2025.

Baca Juga:  Mendarat di Tanah Air Presiden Prabowo Fokus Atasi Keracunan MBG

Insiden Tragis di Pagi Hari

Insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 06:30 WIB. Saat itu, para siswa sedang mengikuti kegiatan belajar di halaman sekolah. Namun, momen tersebut berubah menjadi kepanikan. Video yang viral menunjukkan jelas mobil pengangkut makanan bergizi gratis (MBG) menabrak sejumlah siswa di halaman sekolah.

Laporan menyebutkan, setidaknya satu anak terlihat tergeletak tidak berdaya dengan seragam merah putih. Selain itu, peristiwa ini memicu kepanikan hebat di kalangan guru, siswa lain, serta warga yang segera bergerak menolong.

Tuntutan Evaluasi Manajemen SPPG

Irma berharap, agar pihak Kepolisian dapat mengusut tuntas insiden tersebut. Dia mempertanyakan kelayakan pengemudi yang bertugas membawa logistik penting ke area sekolah. Sehingga, keselamatan anak-anak terjamin.

Baca Juga:  Dukung Menkeu Purbaya, Chusnunia: Pemberantasan Mafia Impor Tekstil Ilegal Selamatkan Industri dan Jutaan Pekerja Loka

“SPPG harus bertanggung jawab! Itu driver punya SIM tidak? Maka dari itu, Polisi harus betul-betul menindaklanjuti kasus ini,” ujar Legislator Nasdem ini. Menurut Irma, insiden tersebut harus dipertanggungjawabkan secara hukum oleh pihak-pihak terkait.

Respon Cepat Polda Metro Jaya

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya merespons cepat. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memastikan tim sudah berada di lokasi. Dan mereka mengambil tindakan prioritas.

“Saat ini Kapolres lagi di TKP, mendatakan korban. Prioritas utama membawa korban ke rumah sakit untuk ditangani medis,” kata Kombes Budi. Dengan demikian, korban segera mendapatkan pertolongan.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Panggil Ketua Badan MBG

Pernyataan dari DPR ini menambah tekanan. Artinya, kepolisian didesak untuk tidak hanya menindak pengemudi, tetapi juga mengevaluasi pihak manajemen (SPPG) yang bertanggung jawab atas pengadaan dan operasional kendaraan program MBG.

 

#MBGTragedi #SDNKalibaru #KecelakaanSekolah #KomisiIXDPR #IrmaSuryaniChaniago #SPPGBertanggungJawab

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *