JAKARTA, Jurnaloka.com – Ketua Umum Partai Gerindra dan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, mengungkapkan keheranannya mengenai popularitas dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.
Dalam sebuah acara pertemuan dengan relawan, Prabowo secara terbuka menyatakan bahwa ia merasa sorakan yang diterima oleh Kaesang tampak jauh lebih meriah dibandingkan dengan Gibran.
Prabowo bercerita bahwa ia baru saja menghadiri sebuah kegiatan yang dihadiri oleh kedua kakak beradik tersebut. Ketika Gibran, yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden terpilih, diperkenalkan, tepuk tangan dan sambutan yang diberikan cukup meriah.
Namun, setelah Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), naik ke panggung, suasana langsung berubah menjadi sangat riuh.
“Saya heran lho, tadi waktu Gibran naik, tepuk tangannya meriah. Akan tetapi, pas Kaesang naik, sorakannya jauh lebih keras. Kenapa ya?” ujar Prabowo sambil tersenyum, memancing tawa hadirin.
Kaesang: Lebih Santai, Lebih Menarik
Prabowo kemudian mencoba menganalisis sendiri fenomena ini. Mungkin faktor usia dan gaya komunikasi Kaesang yang terkesan lebih santai dan humoris menjadi daya tarik utama bagi publik. Selain itu, citra Gibran yang kini melekat dengan jabatan politik yang serius, membuat interaksinya dengan publik menjadi lebih formal.
“Mungkin Kaesang ini lebih lucu, atau lebih santai. Sebab dia juga lebih muda,” spekulasi Prabowo. Ia menambahkan bahwa meskipun Gibran adalah Wakil Presiden, tetapi Kaesang memiliki aura yang mampu menghidupkan suasana. Bahkan, banyak pihak yang menganggap Kaesang memiliki potensi besar di dunia politik.
Pernyataan ini sontak menarik perhatian publik dan media. Sehingga, perbandingan antara dua bersaudara tersebut kembali menjadi topik hangat.
Lagi pula, keduanya kini memegang peran penting, meski dalam lingkup politik yang berbeda. Oleh karena itu, setiap gerak-gerik mereka akan selalu menjadi sorotan. Terlebih keduanya sama-sama anak Presiden.
#PrabowoSubianto #KaesangPangarep #GibranRakabumingRaka #WakilPresiden #PSI #PresidenTerpilih #PolitikIndonesia #Popularitas








