Menhan Sjafrie Bongkar Skandal Timah Ilegal: 80% Hasil Timah RI Dibawa Kabur Tanpa Pajak!

Sjafrie Sjamsoeddin Soroti Ironi Kekayaan Alam Indonesia yang Disabotase, Sebut Potensi Kerugian Negara Capai Rp 25 Triliun.

Menhan, Sjafrie Sjamsoeddin saat membawa kuliah umum di Unhas Makassar, Selasa (9/12/2025)(Kompas.com/ Atri Suryatri Abbas)

JAKARTA, Jurnaloka.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin melontarkan kritik keras sekaligus mengungkap praktik ilegal yang merugikan negara.

Menurutnya, sekitar 80 persen hasil timah Indonesia dibawa ke luar negeri tanpa membayar pajak sedikit pun. Oleh karena itu, praktik ini menyebabkan potensi kerugian triliunan rupiah bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ironi Negara Non-Pengekspor Timah

Sjafrie menyoroti sebuah fakta mencengangkan. Dia menyebut ada sebuah negara yang bukan pengekspor timah. Namun, negara tersebut justru masuk dalam 10 besar negara penghasil timah dunia. Hal ini jelas mengindikasikan adanya penyelundupan besar-besaran kekayaan alam dari Indonesia.

Baca Juga:  KASUS KORUPSI NCC: JEJAK KERUGIAN NEGARA RP15,2 M DI PROYEK "BAYANGAN" NTB

“Ini ironi bangsa kita,” ujar Sjafrie. Sebab, kekayaan alam yang seharusnya menjadi sumber kemakmuran, justru disedot ke negeri asing.

Potensi Pendapatan Rp 25 Triliun Melayang

Menhan menghitung potensi pendapatan negara dari timah seharusnya mencapai angka fantastis. Jika dikelola secara legal dan optimal, pendapatan dari sektor timah seharusnya capai Rp 20 hingga Rp 25 triliun per tahun.

Baca Juga:  Serahkan Aset Rampasan Tambang Ilegal Senilai Rp7 Triliun ke PT Timah, Presiden Prabowo: Kerugian Negara Sudah Capai Rp300 Triliun

Maka dari itu, Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Karena praktik ilegal ini bisa membuat negara menjadi miskin. Kekayaan alam Indonesia, seperti timah, terus disedot tanpa memberikan kontribusi balik yang layak kepada negara.

“Apakah kita membiarkan ini? Negara kita akan menjadi negara miskin apabila kekayaan alamnya disedot terus ke luar negeri. Tentu kita tidak harapkan seperti itu,” imbuhnya, mengingatkan semua pihak bahwa pengawasan terhadap komoditas strategis ini harus diperketat. Akhirnya, negara wajib bertindak tegas.

Baca Juga:  Monasit Rp300 Triliun, Presiden Prabowo: Kita Hentikan Kerugian Negara yang Sudah Berjalan!

#TimahIlegal #SjafrieSjamsoeddin #Menhan #KekayaanAlam #Penyelundupan #PajakNegara #EkonomiIndonesia

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *