ACEH UTARA, Jurnaloka.com – Pasukan Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Angkatan Laut (AL) menembus kawasan Lubok Pusaka yang terisolasi. Upaya ini mereka lakukan pada Selasa, 9 November 2025. Daerah yang terletak di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, merupakan kawasan terdampak bencana banjir bandang yang parah.
Diketahui, tingkat kerusakan pemukiman di Lubok Pusaka mencapai 95 persen. Kondisi ini sungguh memprihatinkan, sebab wilayah tersebut memerlukan perhatian segera. Oleh karena itu, Pemerintah memerintahkan Korps Marinir TNI AL untuk menjangkau kawasan yang terisolir tersebut.
Medan yang sangat sulit membuat warga di Lubok Pusaka belum mendapatkan bantuan, bahkan penanganan kesehatan. Dengan demikian, aksesibilitas menjadi kendala utama dalam distribusi pertolongan.
Sistem Jemput Bola, Wujud Nyata Pelayanan Kesehatan
Untuk mengatasi tantangan ini, Satgas TNI AL mengambil keputusan melaksanakan sistem jemput bola. Sistem ini bertujuan agar warga yang kesulitan dapat segera mendapat layanan kesehatan dan bantuan. Para Marinir bekerja keras membawa paket bantuan dan tim medis melintasi jalur yang rusak.
Tim kesehatan dari Satgas TNI AL segera memberikan pelayanan kepada warga terdampak. Mereka memeriksa kondisi kesehatan warga di Desa Lubok Pusaka. Selain itu, layanan ini memastikan bahwa tidak ada korban yang luput dari penanganan. Sementara itu, bantuan logistik darurat juga mulai didistribusikan.
Kehadiran Marinir ini memberi harapan baru bagi warga. Mereka yang sebelumnya pasrah kini bisa tersenyum lega. Padahal, kondisi infrastruktur desa mengalami lumpuh total.
Maka dari itu, aksi cepat tanggap TNI AL menjadi kunci penanganan bencana di daerah pelosok.
#BanjirBandang #AcehUtara #MarinirTNI #LubokPusaka #BantuanBencana #TNIAL








