Kesombongan dan Ujub Oleh Ustadz Arifin Nugroho. S.H.I.,Lc, MA

Pendiri Madarif Institutie Ustadz Arifin Nugroho. S.H.I, Lc. MA/Foto:Dokumen Pribadi
Pendiri Madarif Institutie Ustadz Arifin Nugroho. S.H.I, Lc. MA/Foto:Dokumen Pribadi

قَالَ أَبُو وَهْبٍ الْمَرْوَزِيُّ: سَأَلْتُ ابْنَ الْمُبَارَكِ: مَا الْكِبْرُ؟ قَالَ: أَنْ تَزْدَرِيَ النَّاسَ. فَسَأَلْتُهُ عَنِ الْعُجْبِ؟ قَالَ: أَنْ تَرَى أَنَّ عِنْدَكَ شَيْئًا لَيْسَ عِنْدَ غَيْرِكَ. لَا أَعْلَمُ فِي الْمُصَلِّينَ شَيْئًا شَرًّا مِنَ الْعُجْبِ.

Abu Wahb al-Marwazī berkata: _“Aku bertanya kepada Ibnu al-Mubārak: Apa itu kesombongan? Beliau menjawab: merendahkan orang lain. Lalu aku bertanya kepadanya apa itu ujub? Beliau menjawab: “Engkau merasa memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain. Dan aku tidak mengetahui di kalangan orang-orang yang shalat sesuatu yang lebih buruk daripada sifat ujub.”

Baca Juga:  Tafsir Alfatihah: Bacaan Basmalah (ayat ke-1)

PENJELASAN

Ibnu al-Mubārak membedakan antara sombong dan ujub. Sombong adalah merendahkan orang lain, sedangkan ujub lebih berbahaya karena ia tersembunyi di dalam hati: perasaan bangga berlebihan, merasa lebih baik, dan merasa tidak membutuhkan orang lain.

Ujub sering menjangkiti orang yang rajin beribadah. Ia merasa amalnya istimewa, padahal bisa jadi di mata Allah amal itu ringan. Inilah sebabnya Ibnu al-Mubārak berkata: “Aku tidak mengetahui di kalangan orang yang shalat sesuatu yang lebih buruk daripada ujub.”

Baca Juga:  Jagalah Ini Maka Allah Akan Cinta

Padahal, sebagaimana kita ketahui, shalat adalah ibadah yang sangat mulia. Akan tetapi, ibadah mulia pun bisa rusak apabila di dalamnya terdapat ujub.

Bahaya ujub adalah membuat kita lupa bahwa semua kebaikan hanyalah karunia Allah. Begitu hati merasa “aku lebih baik dari yang lain”, saat itulah amal bisa runtuh.

Baca Juga:  Tafsir Al-Fatihah : ayat ke-4

Hand Out: Madarifinstitute

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *