KEKUATAN UDARA TNI AD MERAJUT MASA DEPAN: PRABOWO SIAPKAN 200 HELIKOPTER DAN STARLINK

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan rencana ambisius modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AD, melibatkan penambahan 200 unit helikopter serbaguna dan pemanfaatan teknologi Starlink.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam peringatan puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat (5/12/2025). Puncak HUT Partai Golkar tersebut mengusung tema "Doa untuk Bangsa: Merajut Kebersamaan, Membangun Indonesia Maju." Tema ini diangkat sebagai respons terhadap situasi bangsa Indonesia yang sedang menghadapi bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam peringatan puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat (5/12/2025). Puncak HUT Partai Golkar tersebut mengusung tema "Doa untuk Bangsa: Merajut Kebersamaan, Membangun Indonesia Maju." Tema ini diangkat sebagai respons terhadap situasi bangsa Indonesia yang sedang menghadapi bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

JAKARTA, Jurnaloka.com – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk memperkuat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Ia mengungkapkan rencana jangka pendek dan menengah untuk memodernisasi alutsista. Program ambisius ini mencakup pengadaan sekitar 200 unit helikopter serbaguna dan penerapan sistem komunikasi satelit Starlink.

Prabowo menyampaikan hal ini saat menghadiri acara di Mabes AD, Jakarta, Jumat (6/12). Menurutnya, penambahan alutsista adalah langkah krusial untuk memastikan TNI AD mampu menjaga kedaulatan negara secara efektif.

Fokus pada Kekuatan Udara dan Mobilitas

Pengadaan 200 helikopter serbaguna menjadi salah satu prioritas utama. Sebab, helikopter memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas pasukan, operasi SAR, dan juga operasi pertahanan di wilayah perbatasan. Oleh karena itu, TNI AD akan memiliki daya gempur dan daya dukung yang jauh lebih mumpuni.

Baca Juga:  Kemenko Polkam Kirim Bantuan Mobil Penjernih Air, Menko Djamari Tinjau Langsung Lokasi Bencana di Aceh

“Kita harus bergerak cepat dalam modernisasi. Jika kita tidak punya alat yang memadai, sulit bagi prajurit untuk menjalankan tugasnya dengan optimal. Maka, fokus kita saat ini adalah menambah kekuatan udara taktis,” kata Prabowo.

Selain itu, rencana pengadaan ini bukan sekadar menambah jumlah, tetapi juga meningkatkan kualitas dan kesiapan operasional seluruh armada. Dengan demikian, pemerintah wajib menyediakan anggaran yang memadai.

Baca Juga:  Indonesia dan Ratu Máxima Belanda Sepakat Percepat Kesehatan Finansial Nasional

Starlink dan Integrasi Teknologi Komunikasi

Selain helikopter, Prabowo juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi komunikasi modern, yaitu Starlink. Justru, Starlink menawarkan solusi komunikasi yang cepat, aman, dan dapat menjangkau daerah-daerah terpencil. Padahal, komunikasi sering menjadi kendala utama dalam operasi di wilayah blank spot.

Lalu, penggunaan Starlink akan memastikan koordinasi antar unit di lapangan berjalan lancar, terlepas dari kondisi geografis. Namun, implementasi teknologi baru ini memerlukan pelatihan intensif bagi prajurit. Selanjutnya, mereka akan memanfaatkan Starlink secara maksimal. Bahkan, penerapan teknologi modern ini menjadi bukti bahwa TNI tidak boleh tertinggal dari perkembangan global.

Baca Juga:  Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Magnet Elektoral

#PrabowoSubianto #TNIAD #Alutsista #Helikopter #Starlink #KementerianPertahanan

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *