BOGOR, JURNALOKA.COM – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen gerak cepat dalam memimpin pemerintahan. Hanya dalam waktu 1×24 jam setelah tiba di Indonesia, Presiden langsung memimpin rapat terbatas (ratas) di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/1).
Rapat ini bertujuan untuk mengecek secara langsung pelaksanaan berbagai program strategis nasional. Agenda ini berlangsung sangat intensif mengingat Presiden baru saja menyelesaikan rangkaian lawatan luar negeri ke Inggris, Swiss, dan Prancis.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung cukup lama. Agenda dimulai sejak Minggu siang hingga berakhir pada malam hari.
“Setibanya dari lawatan luar negeri, Presiden Prabowo ingin mengecek perkembangan beberapa program strategis dari pejabat terkait,” ujar Teddy Indra Wijaya dalam siaran resminya yang dikonfirmasi di Jakarta.
Teddy menambahkan bahwa rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci kabinet. “Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam tersebut dihadiri oleh Menko Pangan, Menteri ESDM, Mensesneg, Menteri Diktisaintek, Menteri Keuangan, Panglima dan Wakil Panglima TNI, Jaksa Agung, Kepala BIN, dan Sekretaris Kabinet,” sambung dia.
Fokus Pangan, Energi, dan Sektor Keuangan
Dalam suasana rapat yang formal namun tertutup, Presiden Prabowo menerima laporan komprehensif dari berbagai sektor. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memaparkan perkembangan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Sektor energi juga menjadi sorotan utama. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, melaporkan situasi terkini mengenai perkembangan industri minyak dan gas bumi di Indonesia.
Tak ketinggalan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pembaruan mengenai situasi sektor keuangan dan perbankan. Dari sisi edukasi, Mendiktisaintek Brian Yuliarto memaparkan laporan kerja sama bidang pendidikan tinggi.
Penguatan Bidang Pertahanan dan Penegakan Hukum
Selain urusan ekonomi dan sosial, bidang keamanan tetap menjadi prioritas. Presiden Prabowo menerima laporan khusus dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengenai stabilitas pertahanan nasional.
Di sisi penegakan hukum, Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan laporan mengenai kinerja penertiban kawasan hutan nasional. Hal ini menunjukkan fokus pemerintah terhadap perlindungan aset negara.
Visualisasi rapat yang dibagikan Sekretariat Presiden memperlihatkan format meja bundar. Presiden duduk di posisi tengah, didampingi oleh menteri-menteri koordinator dan pejabat militer tertinggi.
Kehadiran Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa dalam rapat ini juga mengindikasikan adanya pembahasan mendalam mengenai kemandirian industri pertahanan dalam negeri.
#PrabowoSubianto #Hambalang #ProgramStrategisNasional #KabinetMerahPutih #KoperasiDesa #KedaulatanPangan #InfoNasional








