Wakil Bupati Boyolali Dukung Penuh Munas SWI 2026 dan Aksi 10 Ribu Relawan

Kolaborasi Strategis Pemerintah dan Sekretariat Wartawan Indonesia untuk Penguatan Ekonomi Lokal serta Ketahanan Pangan di Desa Banyuanyar

PIC Panitia Daerah Peeingatan HKPS 2026 dan Munas SWI, Hendri Hendra (SWI Boyolali), Ahmad Muklish (SWI Temanggung), dan Farid Husen (SWI Karanganyar) diterima Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana, Rabu (21/1/2026)/JURNALOKA/Foto:SWI

Boyolali, JURNALOKA.COM – Panitia Musyawarah Nasional (MUNAS) Sekretariat Wartawan Indonesia (SWI) Tahun 2026 sukses menggelar audiensi dengan Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Wakil Bupati Boyolali, Jalan Merdeka Barat, pada Rabu (21/1/2026).

Delegasi panitia daerah yang hadir dalam audiensi tersebut antara lain Hendri Hendra (SWI Boyolali), Ahmad Muklish (SWI Temanggung), dan Farid Husen (SWI Karanganyar).

Dalam pertemuan hangat itu, Wakil Bupati Boyolali menyatakan dukungan penuh terhadap rangkaian agenda MUNAS SWI 2026. Kegiatan ini akan berbarengan dengan Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 pada 18–22 Mei 2026 di Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Boyolali.

Gerakan Sosial 10 Ribu Relawan dan Penguatan Ekonomi Lokal

Salah satu poin utama dalam rangkaian acara ini adalah Gerakan Sosial 10 Ribu Relawan. Panitia telah menyiapkan sejumlah kegiatan strategis yang menyentuh langsung aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Prabowo Pimpin Rapat Terbatas di Hambalang, Pastikan Stabilitas Pangan dan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Tahun Baru 2025

Kegiatan tersebut meliputi pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter sebagai simbol persatuan bangsa. Selain itu, terdapat program penanaman bibit sorgum, jagung, dan tebu untuk meningkatkan kesadaran terhadap ketahanan pangan lokal.

Para relawan juga akan melakukan aksi gotong royong bersih desa demi menjaga kelestarian lingkungan. Sebagai bentuk apresiasi, panitia akan memberikan SWI Award 2026 bagi figur yang berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan kepemudaan.

Adapun pelaksanaan inti MUNAS SWI 2026 sendiri akan bertempat di Front One The Andia Hotel yang berada di pusat Kota Boyolali.

Baca Juga:  Sinergi Ketahanan Pangan Prabowo, Munas SWI 2026 Siap Kick Off di Boyolali

Momentum Kolaborasi Media dan Pemerintah untuk Pembangunan Desa

Wakil Bupati Boyolali berharap besar agar kegiatan berskala nasional ini menjadi momentum kebangkitan kolaborasi antara media, pemerintah, dan masyarakat.

“Peran media sangat penting dalam pembangunan desa, karena media dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujar Dwi Fajar Nirwana.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia MUNAS SWI 2026, Prof. Ir. Supiyat Nasir, M.B.A, menegaskan bahwa acara ini memiliki nilai pemberdayaan yang berkelanjutan. Beliau ingin kegiatan ini menjadi contoh nyata bagi seluruh komponen masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya seremonial, namun diharapkan dapat menjadi contoh bagi seluruh komponen masyarakat. Nilai-nilai pemberdayaan dan gotong royong harus menjadi tradisi dan aktualisasi nyata dalam menjaga budaya kebersamaan serta mengoptimalkan lahan agar lebih berdaya guna dan berhasil guna untuk meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat,” tegas Prof. Supiyat.

Baca Juga:  Munas SWI 2026 Siap Digelar di Boyolali, Libatkan 10.000 Relawan

Melalui dukungan kuat dari Pemerintah Kabupaten Boyolali, Panitia MUNAS SWI optimis agenda ini akan memberikan dampak edukatif dan ekonomi yang nyata bagi warga setempat.

#MunasSWI2026 #BoyolaliTersenyum #HariKebebasanPers #WartaIndonesia #EkonomiDesa

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *