DEPOK, JURNALOKA.COM – Panitia Musyawarah Nasional (Munas) Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) terus mematangkan persiapan. Panitia kembali menggelar rapat koordinasi kedua di Sekretariat Panitia Munas SWI, Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin (29/12/2025) pagi.
Pertemuan penting ini dihadiri oleh Penasehat DPP SWI RM. Tri Harsono dan Sekjen sekaligus Plt. Ketum SWI, Ir. Herry Budiman. Turut hadir pula Bendahara Umum Anwar Nurdin, S.H., M.H., Ketua Dewan Etik Isson Khairul, serta anggota Dewan Etik Eddie Karsito.
Ketua Panitia Munas SWI 2026, Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, M.B.A., memimpin jalannya rapat bersama Sekretaris Panitia Imam Suwandi, S.Sos., M.I.Kom., dan Bendahara Riki beserta jajaran pengurus lainnya.
Penyesuaian Jadwal Munas dan Harapan Plt Ketum
Dalam arahannya, Plt. Ketum SWI, Ir. Herry Budiman menekankan pentingnya totalitas kerja panitia. Beliau menginginkan seluruh elemen bergerak secara serentak untuk menyukseskan gelaran besar organisasi wartawan ini.
“Saya menyampaikan agar panitia bekerja dengan sepenuh hati dan ketulusan. Kita sama-sama sukseskan Munas 2026,” ujar sosok yang akrab disapa Masher tersebut.
Masher juga memberikan catatan kritis mengenai kalender pelaksanaan. Beliau meminta panitia mempertimbangkan ulang tanggal kegiatan agar tidak berbenturan dengan hari besar keagamaan.
“Agar dipertimbangkan waktu pelaksanaannya, karena 27 Mei itu lebaran Idul Adha. Saya meminta agar tanggal pelaksanaan Munas bisa dimajukan,” tandas Masher dengan tegas.
Kolaborasi Ketahanan Pangan dan Gerakan Menanam Pohon
Ketua Panitia, Prof. Supiyat Nasir, menjelaskan bahwa Munas SWI 2026 bukan sekadar agenda organisasi biasa. Ia merancang acara ini agar selaras dengan program strategis pemerintah pusat.
“Pelaksanaan Munas yang digelar merupakan kolaborasi dan sinergi dengan program ketahanan pangan pemerintahan Presiden Prabowo,” papar Prof. Supiyat dalam laporannya.
Panitia menyiapkan aksi lingkungan besar-besaran sebelum puncak acara Munas berlangsung. Aksi ini bertujuan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas melalui penghijauan dan kebersihan lingkungan.
“Sebelum acara Munas kita akan melakukan gerakan 10 ribu relawan menanam pohon, bunga matahari, vanili, dan bersih-bersih desa. Kegiatan tersebut layak dihadiri Presiden Prabowo,” ungkap Prof. Supiyat dengan optimis.
Sebagai langkah awal, SWI akan memulai rangkaian kegiatan atau kick off di Jawa Tengah. Lokasi ini dipilih karena memiliki potensi kuat dalam pengembangan sektor pertanian dan tanaman hias.
“Sekitar medio Januari 2026, kita kick off ditandai dengan menanam bunga matahari di Desa Banyuanyar, Kabupaten Boyolali, Jateng yang merupakan rangkaian kegiatan Munas. Saya harapkan DPP menghadirinya,” pungkas Prof. Supiyat.
#MunasSWI2026 #SekretariatWartawanIndonesia #KetahananPangan #PrabowoSubianto #WartawanIndonesia #Boyolali #Banyuanyar #LingkunganHidup








