JAKARTA, Jurnaloka.com – Pemerintah mempercepat penanganan darurat sekaligus pembangunan infrastruktur di tiga provinsi terdampak bencana. Provinsi-provinsi tersebut adalah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY menyampaikan keterangan tersebut di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Desember 2025.
AHY menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan alat berat, evakuasi, serta distribusi logistik berjalan cepat. Oleh karena itu, semua titik terdampak menjadi prioritas.
“Alat-alat harus segera dikerahkan untuk mempercepat evakuasi dan dorongan logistik langsung ke masyarakat,” ujar Ketua Umum Partai Demokrat itu.
Tahapan Rekonstruksi dan Infrastruktur Dasar Jadi Prioritas
Setelah masa tanggap darurat selesai, AHY memastikan pembangunan kembali dilakukan secara bertahap maupun lebih kuat. Relokasi warga pada sektor perumahan dan pemukiman menjadi prioritas utama. Proses ini akan disertai penataan ruang yang lebih aman.
Ia menambahkan, infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, serta pasokan medis harus didahulukan. Tujuannya adalah untuk mencegah dampak lanjutan di masyarakat.
Menurut AHY, pemulihan penuh bencana alam ini membutuhkan waktu dan anggaran besar. Ia mengungkapkan pihaknya telah mengundang Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman agar memetakan tahapan rekonstruksi.
“Tidak ada semangat menunda-nunda. Sumber daya yang ada akan dikerahkan maksimal supaya perbaikan di tiga provinsi berjalan merata dan tidak ada yang tertinggal,” tutupnya.
#AHY #MenkoInfrastruktur #BencanaAlam #Aceh #SumateraUtara #SumateraBarat #TanggapDarurat









Response (1)